Blak-blakan, Trump Pertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran

Anton Suhartono
Donald Trump mempertimbangkan serangan militer terbatas terhadap Iran jika kesepakatan program nuklir tidak tercapai (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan serangan militer terbatas terhadap Iran jika kesepakatan program nuklir tidak tercapai. AS dan Iran telah melakukan dua putaran perundingan nuklir, namun hingga kini belum ada tanda-tanda menuju kesepakatan.

"Yang bisa saya sampaikan, saya sedang mempertimbangkannya," kata Trump, saat ditanya jurnalis apakah dia mempertimbangkan serangan ke Iran jika kesepakatan tidak tercapai, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (21/2/2026).

Pernyataan itu disampaikan ketika Iran memberi sinyal segera menyerahkan rancangan program nuklir kepada AS.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada MSNBC, Teheran sedang menyiapkan rancangan proposal untuk pembicaraan nuklir.

"Langkah selanjutnya bagi saya adalah menyampaikan rancangan kesepakatan kepada rekan-rekan saya di AS. Saya percaya dalam 2 atau 3 hari ke depan akan siap, dan setelah konfirmasi akhir oleh pimpinan saya, itu akan diserahkan," kata Araghchi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya

57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal