Brown ditemukan tewas di jalan sebelum jam 01.00 pagi. Menurut polisi, dia menderita luka parah akibat penyerangan itu. Hasil autopsi kemudian menunjukkan bahwa cara kematiannya akibat trauma benda tumpul.
Menurut polisi, Brown adalah penyandang cacat dan memiliki masalah kesehatan mental. Kepalanya juga pernah mengalami cedera parah. Sementara hanya ada dua jari di masing-masing tangannya.
“Paman saya benar-benar tidak pantas menerima ini,” kata keponakan Brown kepada News4.
“Dia dikenal di daerah ini selama bertahun-tahun, jadi kejadian ini terjadi di tempat dia tinggal selama 64 tahun. Ini gila. Mereka (para pelaku) harus bertanggung jawab!” ujarnya.
Detektif Harry Singleton bersaksi bahwa seorang pria berusia 20-an tahun awal memulai serangan dengan mencengkeram kerah baju Brown dan melemparkannya ke dinding bata.