Berurai Air Mata, Tunangan Angkat Bicara soal Pembunuhan Khashoggi

Nathania Riris Michico
Tunangan Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, saat diwawancara media Turki. (Foto: istimewa)

Keluarga yang memiliki kewarganegaraan ganda Saudi-AS itu sebelumnya dilarang meninggalkan Arab Saudi karena kritik ayahnya terhadap para pemimpin negara itu.

Jamal Khashoggi terbunuh di konsulat Saudi di Istanbul tiga pekan lalu, tepatnya 2 Oktober, dan Saudi menyangkal keluarga kerajaan terlibat dalam pembunhan itu. Saudi menyatakan pelaku pembunuhan adalah 'para agen liar.'

Saudi awalnya menyatakan tak tahu menahu tentang nasib jurnalis itu, namun kemudian pernyataan mereka berubah-ubah, dan yang paling akhir, jaksa Saudi menyebut peristiwa itu merupakan suatu pembunuhan yang direncanakan dengan matang.

Trump mengaku 'tidak puas' dengan pernyataan Saudi. Namun kendati berbicara tentang kemungkinan menjatuhkan sanksi, dia juga menekankan pentingnya hubungan kedua negara.

Trump juga mengatakan ada kemungkinan Putra Mahkota Mohammed bin Salman tidak tahu menahu tentang pembunuhan itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi

57 tahun lalu

Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal