Bersih-Bersih di Gunung Everest Kumpulkan 10 Ton Sampah dan Mayat

Anton Suhartono
Aksi bersih-bersih Gunung Everest yang dilakukan sherpa pada 2010 (Foto: AFP)

Selain sampah, kampanye ini juga mengevakuasi jenazah pendaki yang tewas di Everest. Sejauh ini ada empat jenazah pendaki yang ditemukan dan akan dibawa turun. Setiap tahun ada saja pendaki yang tewas. Jasad mereka ditinggal karena terlalu berisiko bagi pendaki lain yang menurunkannya. Ini menyebabkan Everest menjadi kuburan massal.

Laporan BBC baru-baru ini mengungkap, jasad yang terkubur es dan salju dalam waktu lama muncul seiring mencairnya gletser.

Para pejabat Nepal mengatakan, jasad-jasad itu akan diturunkan. Mereka yang tak bisa diidentifikasi akan dikremasi sesuai aturan setempat.

"Segala sesuatu yang ada di Everest, kecuali batu dan salju, akan diturunkan. Tujuannya untuk mengirim pesan bahwa kita harus menjaga gunung ini bebas polusi," kata Sekretaris Asosiasi Pendaki Gunung Nepal, Tika Ram Gurung.

Sebuah tim beranggotakan 12 orang, termasuk personel Angkatan Darat Nepal, dikerahkan untuk kampanye pembersihan. Sebanyak delapan orang akan berada di Kamp 2, tiga lainnya secara bergiliran bergerak menuju Kamp 4 di South Col untuk mengumpulkan sampah. Tim akan menghabiskan 5 hari di South Col.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Prabowo Sentil Gubernur Bali gegara Pantai Banyak Sampah: Gimana Turis Mau Datang?

Nasional
3 hari lalu

Prabowo Singgung soal Sampah di Rakornas Kepala Daerah, Minta Budaya Kebersihan Digalakkan

Megapolitan
11 hari lalu

Cegah Banjir, Pramono bakal Buat Aturan Larangan Buang Sampah Sembarangan

Megapolitan
14 hari lalu

Geger! Mayat Mengambang di Kali Cililitan Jaktim, Tersangkut Sampah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal