Al Jaeera melaporkan, AS melakukan perubahan signifikan dalam kebijakannya terhadap perang di Gaza.
Perubahan kebijakan yang ditetapkan pemerintahan Trump terdapat pada poin 19. Setelah semua syarat terpenuhi, setelah gencatan senjata tercapai, setelah rehabilitasi Gaza terjadi, hal itu akan membuka jalan bagi pembentukan negara Palestina, yang merupakan keinginan rakyat Palestina.
Poin lain adalah keterlibatan PBB dalam mengawasi pasokan bantuan kemanusiaan langsung ke Gaza serta pasukan stabilitas internasional yang kemungkinan terdiri dari negara-negara tetangga.
Elemen sangat penting lain dari 20 poin rencana itu adalah pembentukan Dewan Perdamaian untuk mengawasi pemerintahan Gaza yang diiisi oleh para teknokratis. Dewan Perdamaian tersebut akan diketuai Presiden Trump serta beranggotakan tokoh-tokoh penting lain.
Salah satu nama yang disebutkan secara khusus adalah mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.
Poin perdamaian tersebut tidak hanya mencakup gencatan senjata dan pertukaran tahanan, tapi juga menjadi titik awal untuk mewujudkan negara Palestina.