Berbincang lewat Telepon dengan Putin, Kanselir Jerman: Saya Tak Diancam

Anton Suhartono
Olaf Scholz (Foto: Reuters)

FRANKFURT, iNews.id - Kanselir JermanOlaf Scholz mengungkap isi percakapannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini. Scholz menegaskan Putin tak mengancam apa-apa ke dirinya maupun Jerman.

Pernyataan yang disampaikan Scholz dalam wawancara dengan surat kabar Bild an Sonntag itu merujuk pada kisah mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang mengaku diancam Putin menggunakan nuklir. Saat itu keduanya berbicara dengan telepon.

Dalam wawancara untuk film dokumenter BBC, Johnson mengaku ditanya Putin tentang kemungkinan Ukraina bergabung ke NATO. Pertanyaan itu dijawab Johnson bahwa itu tidak akan terjadi untuk waktu mendatang. 

"Pada satu titik dia mengancam saya. Dia mengatakan, 'Boris, saya tidak ingin menyakiti Anda, tapi, dengan rudal, hanya butuh waktu 1 menit', atau semacamnya," kata Johnson, mengulangi percakapannya dengan Putin.

Rusia membantah pernyataan Johnson itu dan menyebut ada kesalahan penafsiran.

Johnson berbicara dengan Putin melalui telepon beberapa hari sebelum invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2024. Sementara Scholz berkomunikasi dengan Putin juga melalui telepon belum lama ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas

57 tahun lalu

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal