Bentrokan Maut Militer dengan Pemberontak di Mali, 56 Orang Dilaporkan Tewas

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi bentrokan antara kelompok pemberontak dan militer di Mali. (Foto: Ist.)

BAMAKO, iNews.id – Bentrokan mematikan terjadi antara militerMali dan kelompok pemberontak Tuareg di utara negara itu, Selasa (12/9/2023). Puluhan orang dilaporkan tewas.

Reuters melansir, sebuah aliansi yang disebut Koordinasi Gerakan Azawad (CMA) telah memerangi militer Mali sejak bulan lalu. Sebagian pemberontakan itu dipicu oleh kepergian misi penjaga perdamaian PBB yang selama bertahun-tahun telah membantu menengahi perdamaian di kawasan itu.

Akan tetapi, bentrokan tampaknya semakin intensif setelah kedua belah pihak berusaha menguasai wilayah yang baru-baru ini dikosongkan oleh PBB. Salah satunya adalah, daerah Bourem yang hanya berjarak 90 km sebelah utara Kota Gao yang strategis.

Angkatan Bersenjata Mali menyatakan, 10 tentaranya gugur pada Selasa saat memukul mundur serangan di dekat Bourem. Militer negara itu juga menyebutkan bahwa 46 orang di pihak musuh tewas dalam operasi tersebut.

Juru Bicara CMA, Mohamed Elmaouloud Ramadane, sebelumnya mengatakan bahwa ada korban jiwa akibat pertempuran CMA untuk merebut kamp militer di Bourem. Namun, dia tidak menyebutkan jumlah korban jiwa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

TNI: Prajurit Hadir di Ranah Sipil Jangan Buru-buru Dianggap Militerisme

57 tahun lalu

Trump Disebut bakal Perketat Syarat untuk Akhiri Perang Iran, Apa Saja?

57 tahun lalu

RI Serukan Kolaborasi Dunia Jaga Konservasi Mangrove di Forum PBB, Mitigasi Perubahan Iklim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal