Bentrok Anti Junta Militer Pecah di Mindat, Jumlah Korban Belum Diketahui

Umaya Khusniah
Protes anti junta militer di Yangon tengah membakar ban. (Foto: Reuters)

Seorang anggota parlemen setempat mengatakan, pertempuran meletus setelah militer menolak membebaskan tujuh pemuda setempat yang ditahan oleh pihak berwenang. Jumlah korban belum diketahui jelas dalam insiden tersebut.

Sebuah kelompok advokasi mengatakan, setidaknya 788 orang telah dibunuh oleh pasukan keamanan junta dalam tindakan keras terhadap protes terhadap pemerintahannya.

Pihak militer membantah angka itu. Mereka lantas memberlakukan pembatasan ketat terhadap media, informasi, dan internet.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

57 tahun lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

57 tahun lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal