Bentrok 3 Jam dengan Tentara, Demonstran Duduki Kantor Perdana Menteri Sri Lanka

Anton Suhartono
Demonstran menduduki kantor perdana menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe (Foto: Reuters)

Rajapaksa menyerahkan tugasnya kepada Wickremesinghe setelah tiba di Maladewa menggunakan pesawat militer.  Sebelum itu Wickremesinghe memberlakukan keadaan darurat nasional serta jam malam di provinsi barat, yang meliputi Kolombo. Keadaan darurat diberlakukan untuk mencegah massa yang semakin destruktif.

Massa memandang Wickremesinghe sebagai sekutu Rajapaksa sehingga harus mundur dari pemerintahan.

"Kami ingin Ranil mundur. Tangkap semua orang yang membantu Gota (panggilan Gotabaya Rajapaksa) melarikan diri. Kami ingin uang yang dicuri dikembalikan," kata S Shashidharan (30), seorang demonstran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 bulan lalu

Bencana Tewaskan 618 Orang di Sri Lanka Belum Berakhir, kini Muncul Peringatan Longsor

Internasional
2 bulan lalu

Mirip Indonesia! Banjir Sri Lanka Isolasi Warga di Pegunungan, Korban Tewas 618 Orang

Internasional
2 bulan lalu

Banjir Dahsyat di Asia Renggut 1.600 Nyawa, PBB Pantau Terus

Internasional
2 bulan lalu

Korban Tewas Banjir Asia Tembus 1.300 Orang, Indonesia dan Sri Lanka Terbanyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal