Belum Ada Rencana Pertemuan Presiden Iran Rouhani dan Trump di Sela Sidang PBB

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

Trump yakin pertemuan akan terwujud karena Iran membutuhkannya demi menghindari sanksi ekonomi. Soal syarat yang disampaikan Rouhani bahwa AS harus mencabut sanksi terlebih dulu untuk bisa bertemu, Trump menyebut Iran harus meluruskan masalah ini agar bisa keluar dari sanksi.

"Iran harus meluruskan, karena terus terang mereka berada dalam posisi yang sangat buruk sekarang," kata Trump.

Ketegangan kedua negara meningkat sejak AS memutuskan keluar dari kesepakatan nuklir tahun 2015 mulai Mei 2018. Setelah itu AS memberlakuan sanksi terbaru yang memukul perekonomian Iran.

Jika pertemuan terwujud, maka ini merupakan kali pertama presiden kedua negara bertemu. Namun rencana ini dibayangi serangan terhadap dua fasilitas minyak Aramco Arab Saudi yang memicu berkurangnya pasokan minyak dunia.

Menlu AS Mike Pompeo menuding Iran di balik serangan ini dengan beralasan bahwa drone yang digunakan untuk menyerang fasilitas bukan berasal dari Yaman, merujuk pada klaim pemberontak Houthi yang didukung Iran. Namun Mousavi menepis tuduhan itu dengan menyebutnya tak beralasan dan lebih ditujukan untuk menyudutkan Iran.

Trump juga menyampaikan kegeramannya dengan serangan itu, bahkan menyebut negaranya sudah mengetahui siapa pelakunya dan memberi sinyal untuk merespons dengan kekuatan militer. Namun dia menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Saudi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
13 jam lalu

Jelang Final Piala Asia Futsal 2026 Indonesia Vs Iran, Lalin di Sekitar GBK Macet

Internasional
16 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
18 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
19 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal