Sudah seminggu, tindakan penguncian alias lockdowndiberlakukan secara parsial di Belanda, sejak wabah Covid mulai mengamuk lagi di negara Eropa itu.
Di Den Haag, polisi mengatakan lima petugas terluka ketika berusaha membubarkan kerusuhan oleh sekelompok pemuda yang membuat kebakaran di setidaknya dua jalan dan melemparkan kembang api. Seorang perusuh bahkan melemparkan batu ke ambulans yang membawa seorang pasien ke rumah sakit.
Di Kota Roermond dan Stein yang terletak wilayah selatan Belanda, polisi menangkap total 13 orang karena membakar dan melemparkan kembang api. Sementara di Kota Urk, polisi menangkap delapan orang karena pelanggaran ketertiban umum, demikian lembaga penyiaran Belanda, NOS, melaporkan.
Sebelumnya pada Sabtu, dua aksi protes terhadap kebijakan pembatasan Covid-19 berlangsung damai di Amsterdam dan Kota Breda. Ribuan orang turun ke jalanan ibu kota Belanda itu.
Puluhan ribu pengunjuk rasa juga turun ke jalan-jalan di Wina pada hari Sabtu setelah Pemerintah Austria mengumumkan lockdown nasional mulai Senin untuk menahan infeksi virus corona yang meroket.
Demonstrasi juga terjadi di Italia, Swiss, Kroasia, dan Irlandia Utara.