Bela Hamas, Erdogan Beri Peringatan Ini ke Israel

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Israel akan membayar dengan harga mahal jika menangkap pejabat Hamas di negaranya (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Israel akan membayar dengan harga mahal jika menangkap pejabat Hamas di negaranya. Dia menegaskan kembali sikapnya bahwa Hamas adalah penguasa sah atas Jalur Gaza, Palestina.

Erdogan berulangkali menolak seruan untuk memasukkan Hamas dalam daftar organisasi teroris, seperti dilakukan negara Barat seperti Inggirs dan Amerika Serikat (AS).

"Mereka (Israel) akan membayar dengan harga mahal jika melakukannya," kata Erdogan, dikutip dari Al Jazeera, Rabu (6/12/2023).

Erdogan juga menegaskan penolakan Turki atas rencana Israel menerapkan zona demiliterisasi atau buffer di Jalur Gaza. Rencana itu akan berdampak pada pengusiran warga di daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan Israel.

Lebih lanjut dia menegaskan, masa depan Jalur Gaza harus diserahkan kepada warganya, bukan ditentukan oleh Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Misi Kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla Bergerak Lagi, Libatkan Ribuan Tenaga Medis

Nasional
12 jam lalu

Kejagung Terima Laporan Koalisi Sipil soal Genosida Israel di Gaza, bakal Pelajari

Nasional
12 jam lalu

Koalisi Masyarakat Sipil Laporkan Kejahatan Genosida Israel di Gaza ke Kejagung

Internasional
13 jam lalu

Israel Terus Gempur Gaza saat Gencatan Senjata, Warga Tak Rasakan Ketenangan Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal