Begini Alur Pemilihan PM Malaysia yang Baru, Mahathir Bisa Saja Terpilih Lagi

Anton Suhartono
Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah (kanan) punya tugas berat untuk memilih PM baru setelah Mahathir mundur (Foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah menyetujui pengunduran diri Mahathir Mohamad sebagai perdana menteri serta membubarkan kabinet Pakatan Harapan, Senin (24/2/2020).

Namun Sultan Abdullah mengangkat kembali Mahathir sebagai PM sementara sampai ada pengganti dan terbentuknya kabinet baru, sesuai Konstitusi Federal Pasal 43 Ayat (2a).

Mahathir juga mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM), meskipun Sekjen Marzuki Yahaya mengatakan pria 94 tahun itu tetap menjadi anggota.

Beberapa pertanyaan muncul di benak banyak orang di tengah rencana pembentukan pemerintahan baru, termasuk siapa yang akan menduduki wakil PM dan jajaran kabinet.

Berdasarkan pasal tersebut Sutlan Abdullah akan menunjuk perdana menteri baru yang kemungkinan merupakan hasil pemilihan anggota parlemen Dewan Rakyat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

57 tahun lalu

RI Mau Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Bidik Harga di Atas Rp16.000 per Kg

57 tahun lalu

Horor! Kerbau Kurban Ngamuk, Seruduk Warga hingga Tewas

57 tahun lalu

Bareskrim Tangkap Buronan Penyelundup Narkoba dari Malaysia ke Riau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal