Bedah Ratusan Mayat dan Jual Anggota Tubuh Manusia secara Ilegal, Pemilik Rumah Duka Dibui 20 Tahun

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi mayat. (Foto: Ist.)

Mantan pegawai Sunset Mesa mengatakan kepada Reuters bahwa Hess dan Koch melakukan pembedahan mayat tanpa izin. Beberapa pekan setelah berita itu diterbitkan pada 2018, Biro Investigasi Federal AS (FBI) menggerebek bisnis rumah duka tersebut.

Dalam dakwaannya, jaksa menyebut betapa mengerikannya perbuatan Hess, menggambarkannya sebagai salah satu kasus penjualan anggota tubuh manusia paling signifikan dalam sejarah AS dewasa ini.

“Ini adalah kasus yang paling menguras emosi yang pernah saya alami,” kata Hakim Distrik AS, Christine M Arguello, saat membacakan vonis hukuman bagi para terdakwa pada Selasa (3/1/2023) di Grand Junction, Colorado.

Hakim pun memerintahkan agar Hess dan Koch segera dikirim ke penjara.

Sebanyak 26 korban menggambarkan kengerian mereka saat mengetahui apa yang terjadi pada jenazah orang yang mereka cintai. Salah satunya Erin Smith. Dia mengatakan, bahu, lutut, dan kaki jenazah ibunya dijual para pelaku demi meraup keuntungan.

“Ibu kami yang kami sayangi, mereka memotong-motongnya. Kami bahkan tidak bisa memberi nama untuk kejahatan keji ini,” ujar Smith.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

6 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

10 jam lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

24 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal