Beda dengan Indonesia, Filipina Dukung Australia Punya Kapal Selam Nuklir untuk Saingi China

Anton Suhartono
Teodoro Locsin menyebut Filipina mendukung kerja sama pertahanan AUKUS karena bisa melawan ancaman di kawasan (Foto: Reuters)

Pernyataan Locsin berbeda dengan sikap Indonesia dan Malaysia yang memberikan peringatan soal kapal selam nuklir Australia. Indonesia mengkhawatirkan mengenai penggunaan nuklir yang bisa mengancam perjanjian non-proliferasi. Selain itu kesepakatan AUKUS dikhawtirkan akan memicu perlombaan senjata di kawasan.

Laut China Selatan masih menjadi sumber ketegangan antara China dan negara-negara Asia Tenggara, termasuk Filipina. Ratusan kapal milisi nelayan China bercokol di perairan sengketa yang masuk dalam Zona Ekonomi Eksklusif Filipina.

Amerika Serikat sebagai mitra kerja sama pertahanan Filipina rutin melakukan operasi kebebasan navigasi dengan mengerahkan kapal-kapal perang di perairan konflik itu yang memicu kemarahan China.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
7 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
8 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Internasional
9 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal