Baru 2 Hari Dibikin, Filipina Tiba-Tiba Cabut Larangan Kirim Pekerja Migran ke Arab Saudi

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Tenaga Kerja Filipina, Silvestre Bello. (Foto: Reuters)

Bello pun meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh larangannya pada Kamis itu. “Saya memahami bahwa perintah penangguhan tersebut menimbulkan kebingungan dan gangguan di antara para pekerja Filipina di luar negeri yang terkena dampak,” ucapnya.

Arab Saudi adalah tujuan paling diminati oleh pekerja migran Filipina. Seperlima dari total penempatan pekerja luar negeri Filipina pada akhir 2019 berada di Arab Saudi, menurut data terbaru dari otoritas statistik negara Asia Tenggara itu.

Banyak orang Filipina dipekerjakan sebagai buruh konstruksi, pembantu rumah tangga, atau perawat di Saudi. Pada 2020, para pekerja migran Filipina di Arab Saudi mengirim devisa sebesar 1,8 miliar dolar AS (Rp25,75 triliun).

Per hari ini, Filipina mencatatkan lebih dari 1,2 juta kasus infeksi dan 20.722 kematian akibat Covid, atau tertinggi kedua di Asia Tenggara, setelah Indonesia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki

57 tahun lalu

Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia

57 tahun lalu

Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen

57 tahun lalu

Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal