Bantah Trump soal Pembunuhan Umat Kristen, Nigeria: Kelompok Militan juga Bunuh Muslim

Anton Suhartono
Nigeria membantah pernyataan Donald Trump yang menuduh telah terjadi penargetan dan pembunuhan massal terhadap umat Kristen (Foto: AP)

Militan Boko Haram dan ISIS Picu Krisis Kemanusiaan

Boko Haram dan kelompok afiliasinya menimbulkan krisis kemanusiaan besar di wilayah timur laut Nigeria selama lebih dari satu dekade. Ribuan warga sipil tewas, jutaan lainnya mengungsi akibat serangan yang menargetkan desa, tempat ibadah, hingga fasilitas pemerintah.

Ebienfa menyebut pemerintah Nigeria terus memerangi kelompok-kelompok tersebut, namun juga menolak narasi eksternal yang menyederhanakan konflik menjadi isu agama.

“Pembunuhan warga Nigeria mana pun, di bagian mana pun di negara ini, merupakan kehilangan bagi pemerintah,” katanya. 

Nigeria Minta AS Hormati Kedaulatan Negara

Meski terbuka untuk bekerja sama dengan negara lain dalam memerangi terorisme, Nigeria menegaskan setiap bentuk bantuan asing harus menghormati kedaulatan dan integritas teritorialnya.

Pernyataan tegas dari pemerintah Nigeria menyoroti ketegangan diplomatik baru antara Abuja dan Washington.

Sementara Trump menuding adanya kekerasan terarah terhadap umat Kristen, pemerintah Nigeria menyebut tuduhan itu tidak berdasar dan berpotensi memicu ketegangan agama.

Faktanya, konflik di Nigeria lebih kompleks, melibatkan faktor politik, ekonomi, dan ekstremisme bersenjata, bukan sekadar pertentangan antaragama. Pemerintah Nigeria kini berupaya menegaskan bahwa perang melawan teror harus dilakukan tanpa memecah belah warganya berdasarkan keyakinan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Kilang Minyak AS di Lousiana Meledak, Penyebab Masih Misterius

Internasional
2 hari lalu

Konflik AS-Iran Pecah Lagi, Trump: Iran Permainkan Kita!

Internasional
2 hari lalu

Mengejutkan, Sebagian Besar Warga Spanyol Yakin AS-Israel Kalah Perang Lawan Iran

Internasional
2 hari lalu

Breaking News: Trump Umumkan Gencatan Senjata Rusia-Ukraina 3 Hari

Internasional
2 hari lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai AS-Iran Saling Serang di Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal