Bantah Trump, Badan Energi Atom Internasional Belum Deteksi Uji Coba Nuklir

Anton Suhartono
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sejauh ini belum mendeteksi ada negara yang melakukan uji coba senjata nuklir (Foto: AP)

KALININGRAD, iNews.id - Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sejauh ini belum mendeteksi ada negara yang melakukan uji coba senjata nuklir. Pernyataan tersebut sekaligus membantah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menuduh Rusia dan China melakukan uji coba senjata nuklir secara diam-diam.

Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi mengatakan, alat atau sistem pemantau milik lembaganya yang berada di Wina, Austria, belum melacak ledakan nuklir apa pun. Sistem pemantauan tersebut dirancang untuk mendeteksi uji coba nuklir secara canggih, baik di darat maupun di dalam tanah.

Grossi berada di Kalingrad, Rusia, untuk melakukan konsultasi dengan perusahaan nuklir pemerintah, Rosatom.

Trump pada akhir Oktober lalu memerintahkan Departemen Pertahanan (Pentagon) melakukan uji coba senjata nuklir. Alasannya, negara lain telah melakukan uji coba lebih dulu.

Pernyataan itu disampaikan Trump setelah Rusia sukses menguji coba dua senjata bertenaga nuklir, yakni rudal jelajah Burevestnik dan drone torpedo Poseidon.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Kongres AS Minta Akses Senjata Nuklir Israel, Berapa Jumlah Hulu Ledaknya?

Internasional
12 jam lalu

Presiden Kuba Kecam Menlu AS: Pejabat Negara Tak Tahu Instruksi Trump!

Internasional
13 jam lalu

Hakim AS Rilis Surat Bunuh Diri Predator Seks Jeffrey Epstein, Ini Isinya

Internasional
16 jam lalu

AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal