WELLINGTON, iNews.id – Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, membantah klaim China soal temuan Covid alias virus corona pada produk daging beku impor. Dia merasa yakin tidak ada produk daging yang diekspor dari negeri kiwi yang membawa Covid-19.
Akhir pekan kemarin, pihak berwenang di Kota Jinan, China, mengaku telah mendeteksi virus corona pada produk kemasan daging dan babat sapi yang dibekukan dari Selandia Baru, Brasil, dan Bolivia. Sementara itu, dua ibu kota provinsi lainnya di Tiongkok juga mengklaim telah mendeteksi virus itu pada kemasan daging babi beku dari Argentina.
Ardern mengatakan, Selandia Baru diberi tahu bahwa telah ada hasil tes positif Covid pada kemasan produk daging sapi dari Argentina. Beberapa produk sejenis dari Selandia Baru yang berada di gudang pendingin yang sama dengan produk yang terdeteksi positif Covid itu telah dikembalikan ke negara asalnya.
“Kami tidak diberi tahu bahwa produk (daging sapi) Selandia Baru itulah yang dinyatakan positif Covid-19,” katanya, Senin (16/11/2020), dikutip Reuters.
“(Informasi yang detail) ini sangat penting bagi Selandia Baru. Kami yakin bahwa produk kami tidak membawa Covid, dan tidak diekspor dengan tanda Covid, mengingat status kami pada dasarnya bebas Covid,” ujarnya.