Bansos Covid di Inggris Ditilap Penipu, Jumlahnya Capai Rp96,5 Triliun!

Ahmad Islamy Jamil
Gelombang wabah Covid varian omicron melanda Inggris, membuat laju perekonomian di negara itu melambat. (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id – Dana bantuan sosial (bansos) Covid di Inggris ditilap para penipu. Jumlahnya pun terbilang fantastis, yakni diperkirakan mencapai puluhan triliun rupiah.

Pemerintah Inggris pun mendesak para penipu yang menilap uang miliaran dolar itu untuk segera mengembalikannya.

Wakil Menteri Keuangan Inggris, Simon Clarke mengatakan, Direktorat Jenderal Pajak dan Bea dan Cukai Inggris—atau juga dikenal sebagai HM Revenue & Customs (HMRC)—akan memburu siapa pun yang sudah mengambil uang itu dengan cara tidak benar.

“Kami saat ini akan mengejar siapa pun yang mengambil uang ini dengan curang,” kata Clarke kepada radio LBC, Senin (31/1/2022).

“Dan saya akan mendesak siapa pun yang mengambil uang itu dan tidak benar-benar membutuhkannya, untuk menghubungi HMRC,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pembangunan 10 Kampus Kerja Sama RI-Inggris

Nasional
12 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Progres Kerja Sama Pendidikan RI–Inggris

Nasional
15 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
18 hari lalu

Prabowo Gandeng Inggris Bangun 10 Kampus STEM dan Kedokteran di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal