Banjir dan Longsor Terjang Sri Lanka, 153 Orang Tewas 191 Hilang

Anton Suhartono
Bencana banjir dan tanah longsor melanda Sri Lanka (foto: AP)

Kumari dan 554 tetangganya tinggal di sepanjang Sungai Kelani, Malwana, 20 km dari Ibu Kota Kolombo, wilayah yang menghadapi banjir terburuk dalam satu dekade.

"Saya pertama kali mendengar peringatan banjir di televisi tapi kami tidak pernah menyangka sungai akan meluap secepat ini. Kami langsung keluar tanpa membawa apa pun," kata Kumari, kepada Reuters, dikutip Minggu (30/1/2025).

Sementara itu beberapa warga tetap tinggal di lantai atas rumah yang bagian bawahnya terendam demi melindungi harta benda.

Banjir di Malwana dan daerah dataran rendah lain di dekat Kolombo menyebabkan sebagian besar rumah terendam air.

Otoritas meteorologi memperkirakan, hujan akan terus turun selama akhir pekan, meningkatkan kekhawatiran akan banjir lebih lanjut di wilayah-wilayah yang sudah tergenang air.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
15 hari lalu

Keren! China Bikin Satelit Tangani Gempa hingga Banjir

16 hari lalu

19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba

24 hari lalu

Pramono Lanjutkan Normalisasi Sungai: Banjir Masih Ada, tapi Tak Separah yang Lalu

26 hari lalu

Tanah Longsor di Benhil Jakpus, 1 Rumah Warga Rusak Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal