Banjir Dahsyat di Asia Renggut 1.600 Nyawa, PBB Pantau Terus

Anton Suhartono
Korban tewas akibat banjir yang menerjang negara-negara Asia telah menembus 1.600 orang hingga Jumat (5/12) (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Korban tewas akibat banjir dan tanah longsor yang menerjang negara-negara Asia telah menembus 1.600 orang hingga Jumat (5/12/2025). Indonesia merupakan negara dengan jumlah korban tewas terbanyak yakni 880 orang lebih, disusul Sri Lanka dengan 600 lebih kematian. Sisanya di Thailand dengan 160 lebih korban serta India dan Malaysia.

Banjir yang dipicu berbagai badai siklon tropis tersebut menjadi perhatian serius PBB. Ini menjadi bencana alam hidrometreorologi paling mematikan di dunia di pengujung tahun.

Banjir dan tanah longsor dahsyat yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menimbulkan malapetaka. Pihak berwenang terus berjuang untuk menjangkau masyarakat di lokasi yang aksesnya terputus akibat kerusakan infrastruktur.

Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan, beberapa tim telah dikerahkan ke seluruh wilayah terdampak untuk mendukung operasi darurat di negara-negara paling terdampak, seperti Indonesia dan Sri Lanka.

“Kami terus memantau situasi dengan saksama dan tetap berhubungan erat dengan otoritas nasional,” ujar Dujarric, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (6/12/2025).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mensesneg Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Kuat, Optimistis Pertumbuhan Tetap Terjaga

57 tahun lalu

Kemenhaj Catat 15.086 Jemaah Haji dan Petugas Telah Tiba di Tanah Air

57 tahun lalu

Menlu Sebut Prabowo bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini

57 tahun lalu

RI-Prancis Latihan Militer Bersama dalam Misi Pegasus September 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal