Banjir Bandang Terjang Afghanistan, 8 Anak Tewas

Umaya Khusniah
8 anak tewas dalam banjir yang menyapu rumah-rumah di Afghanistan tengah dan timur pekan lalu. (Foto: Reuters)

Pekerja bantuan UNICEF mengatakan, mereka prihatin atas risiko wabah penyakit yang ditularkan melalui air seperti kolera. Mereka juga menginformasikan, di kota timur Jalalabad, daerah perkotaan tengah juga hancur. Air setinggi dua meter merobohkan tembok, menghancurkan barang-barang dan meninggalkan lapisan lumpur tebal di seluruh lingkungan yang tergenang.

“Begitu banyak infrastruktur yang terkena dampak, termasuk sekolah. Orang-orang telah berulang kali mengungsi, mereka bahkan takut untuk kembali ke rumah lama,” kata seorang pekerja bantuan UNICEF di Jalalabad, Veronica Houser.

Seorang ibu di Jalalabad telah kehilangan tiga anak akibat air bah menghantam rumah mereka pada malam minggu lalu. Bangunan itu pun runtuh diterjang air bah.

"Dua anaknya yang masih hidup menunjukkan tanda-tanda ketakutan dan trauma," kata Houser. 

Trauma di antara para penyintas banjir menjadi perhatian. UNICEF telah mengirim tim untuk memberikan dukungan kesehatan mental kepada keluarga yang paling parah terkena dampak.

“Ini tidak hanya berakhir dengan surutnya permukaan air,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

UNICEF Puji Upaya Indonesia Bangun Generasi Masa Depan Lewat Program MBG

Internasional
4 hari lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

All Sport
5 hari lalu

Indonesia–Afghanistan Jajaki Kerja Sama Futsal, FFI Buka Peluang hingga Olimpiade

Buletin
11 hari lalu

Pascabanjir Bandang Lereng Slamet, Pantai Larangan Tegal jadi Lautan Kayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal