Balas Dendam, Iran Akan Masukkan Militer Negara Uni Eropa dalam Daftar Teroris

Anton Suhartono
Iran akan memasukkan militer negara Uni Eropa sebagai kelompok teroris (Foto: AP)

DUBAI, iNews.id - Iran mempertimbangkan untuk memasukkan militer negara-negara Uni Eropa sebagai kelompok teroris. Langkah ini sebagai pembalasan atas penetapan pasukan elite Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sebagai organisasi teroris oleh Uni Eropa. 

Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyebut keputusan Uni Eropa memasukkan IRGC sebagai organisasi teroris merupakan pesanan Amerika Serikat (AS).

"Dengan berusaha menyerang Garda Revolusi, orang-orang Eropa sebenarnya menembak kaki sendiri dan sekali lagi membuat keputusan yang bertentangan dengan kepentingan rakyat mereka dengan secara membabi buta menuruti keinginan Amerika," kata Ghalibaf, dalam pidatonya di parlemen, dikudip dari Reuters, Minggu (1/2/2026).

Ghalibaf dan anggota parlemen Iran lainnya mengenakan seragam IRGC sebagai bentuk dukungan kepada pasukan elite tersebut.

"Berdasarkan Pasal 7 undang-undang tentang tindakan pembalasan terhadap penetapan Garda Revolusi sebagai organisasi teroris, tentara negara-negara Eropa dianggap sebagai kelompok teroris," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

57 tahun lalu

AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal