Bahan Baku Mengandung Zat Aditif, Restoran Kebab di Jerman Diminta Ganti Menu

Nathania Riris Michico
Ilustrasi kebab. (FOTO: Picture Alliance)

Kandungan zat aditif

Produsen blok daging beku besar yang nantinya digunakan untuk membuat kebab doner telah berulang kali dikritik atas penggunaan bahan-bahan berkualitas buruk dan zat aditif fosfat.

Produsen berkeras bahwa mereka membutuhkan aditif ini untuk menjaga agar tekstur daging tetap juicy, empuk, dan enak. Namun para ahli kesehatan berpendapat bahwa makan fosfat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Pada Juni 2019, Otoritas Keamanan Makanan Eropa mengeluarkan batas aman baru untuk konsumsi fosfat dan memperingatkan bahwa diet anak-anak dan remaja, khususnya, sarat dengan zat aditif.

Selain pada produk daging dan ikan olahan, fosfat juga dapat ditemukan dalam soda, beberapa produk keju, dan saus dan campuran puding atau kue.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier bakal Bertemu Prabowo di Jakarta Senin Depan

57 tahun lalu

Ngeri! Gedung Apartemen Meledak hingga Hancur Rata dengan Tanah, Diduga akibat Gas

57 tahun lalu

Tak Terima Disebut Kalah Negosiasi dari Iran, AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman

57 tahun lalu

Tak Terima Dikritik soal Iran, Trump Serang Balik Jerman: Tak Heran Ekonominya Sulit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal