Sementara Baku telah berjanji untuk melindungi hak-hak sekitar 120.000 warga Armenia yang tinggal di Karabakh. Akan tetapi, banyak dari mereka yang menolak untuk menerima jaminan tersebut.
Karabakh secara internasional diakui sebagai wilayah Azerbaijan. Namun, daerah itu dikuasai oleh kelompok separatis Armenia selama bertahun-tahun.
Rusia memiliki sekitar 2.000 pasukan penjaga perdamaian di wilayah tersebut. Sayangnya, kata Moskow, Pashinyan malah berusaha melepaskan diri dari tanggung jawab atas kegagalan dalam kebijakan dalam dan luar negeri Armenia dengan menyalahkan Rusia.
Menurut Kemlu Rusia, pernyataan Pashinyan tentang perubahan aliansi Armenia menunjukkan bahwa pria itu tengah bersiap untuk mengalihkan haluannya dari Moskow kepada Barat.
“(Pashinyan) menghindari kerja sama dengan Rusia dan Azerbaijan dan malah lari ke Barat (untuk menyelesaian krisis di Karabakh),” kata kementerian itu.