Azerbaijan dan Armenia Sepakat Akhiri Perang di Wilayah Sengketa Nagorno-Karabakh

Arif Budiwinarto
Perang antara tentara Azerbaijan-Armenia di wilayah perbatasan kembali pecah. Beberapa warga sipil dilaporkan jadi korban tewas. (foto: Middle east Institute)

Armenia tak punya pilihan selain sepakati gencatan senjata

Sementara itu, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengataan PM Pashinyan tidak punya pilihan selain menandatangani perjanjian bersejarah tersebut.

"Sebuah tangan besi memaksanya untuk menandatangani dokumen ini. Pada dasarnya, ini adalah kapitulasi," kata Aliyev.

Aliyev mengatakan kesepakatan itu memberi Armenia jangka waktu singkat untuk menarik pasukannya dari beberapa bagian Nagorno-Karabakh.

Rusia dan Turki--sekutu Azerbaijan--juga akan terlibat dalam pelaksanaan gencatan senjata.

Presiden Rusia Vladimir Putin membenarkan bahwa kedua belah pihak telah menyetujui "gencatan senjata total di zona konflik Nagorno-Karabakh".

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal