Awal Mula Ketegangan Taiwan dan China, dari Perang Saudara hingga Tak Diakui Kedaulatan

Muhammad Fida Ul Haq
Tentara Taiwan bersiaga seiring ancaman dari China yang mengirim puluhan jet tempur di udara (Foto: Reuters)

Sejak itu, Taiwan dan daratan China hidup dalam status politik yang unik. Meskipun ROC berfungsi sebagai entitas negara yang independen dengan pemerintahan sendiri, sebagian besar komunitas internasional mengakui RRC sebagai pemerintah yang sah untuk seluruh China.

One China Policy

Frasa One China Policy atau Satu China dipopulerkan sejak 1972. Prinsip Satu China cukup unik dalam diplomasi modern.

China meminta negara-negara lain hanya mengakui ada satu China, termasuk Taiwan dan pulau-pulau lain di sekitarnya.

Namun, Taiwan tetap bisa berlaga di pertandingan olahraga dengan nama China Taipei dan tidak boleh mengibarkan bendera serta menyanyikan lagu kebangsaan.

Hubungan diplomatik dengan negara lain dibatasi akibat kebijakan Satu China. Namun, tetap ada hubungan perdangan dan budaya.

Saat ini, hanya 13 negara yang mengakui kedaulatan Taiwan seperti Belize, Guatemala, Haiti, Vatikan,  Honduras, Kepulauan Marshalls, Nauru, Palau, Paraguay , Saint Kitts and Nevis, Saint Lucia, Saint Vincent and the Grenadines dan 
Tuvalu.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
22 jam lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
7 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal