Autopsi Awal Jenazah Korban Sekte Sesat di Kenya, Ahli Patologi: Tewas akibat Kelaparan dan Sesak Napas

Umaya Khusniah
Hasil autopsi awal jenazah anak-anak korban sekte sesat di Kenya mengungkapkan, mereka tewas kelaparan dan sesak napas. (Foto: Reuters)

Mackenzie telah ditahan polisi sejak 14 April bersama 14 tersangka anggota sekte lainnya.

Jumlah kematian tersebut menjadi salah satu tragedi terburuk terkait sekte dalam sejarah baru-baru ini. Jumlah korban diperkirakan akan terus meningkat, dengan Palang Merah Kenya mengatakan lebih dari 300 orang telah dilaporkan hilang.

Mackenzie tidak memberikan komentar ke publik. Reuters berbicara dengan dua pengacara Mackenzie tetapi keduanya menolak mengomentari tuduhan terhadapnya.

"Sebagian besar jenazah yang ditemukan sejauh ini adalah anak-anak," kata Menteri Dalam Negeri, Kithure Kindiki, Jumat pekan lalu.

Oduor mengatakan, pemerintah sedang mengumpulkan sampel DNA dari orang-orang yang melaporkan kerabat mereka yang hilang. Dia mengatakan, proses pencocokan akan memakan waktu setidaknya satu bulan.

Pada hari Minggu, Presiden William Ruto mengatakan akan menunjuk komisi penyelidikan yudisial minggu ini untuk menyelidiki apa yang terjadi di Shakahola.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
5 hari lalu

Sesak Napas, Jemaah Haji asal Mamuju Meninggal jelang Berangkat di Embarkasi Makassar

Megapolitan
21 hari lalu

Geger! Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Kali Ciliwung Jaksel, Kondisi Membusuk

Megapolitan
25 hari lalu

Heboh Perempuan Tewas dalam Rumah di Tangsel, Mantan Suami Ditangkap!

Megapolitan
1 bulan lalu

Motif Mutilasi Mayat dalam Freezer di Bekasi: Korban Dibunuh gegara Menolak Diajak Mencuri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal