Australia Imbau Negara-Negara Kecil Tak Terjebak dalam Konflik AS-China

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Australia, Scott Morrison. (Foto: AFP)

Morrison menegaskan, negara-negara seperti Australia tidak boleh dipaksa untuk memihak kepada AS atau China, meski Washington DC dan Beijing terus berusaha keras untuk mendapatkan pengaruh di kawasan.

“Keleluasaan yang lebih besar akan dibutuhkan dari kekuatan terbesar di dunia untuk mengakomodasi kepentingan individu dari mitra dan sekutu mereka. Kami semua membutuhkan sedikit lebih banyak ruang untuk bergerak,” kata Morrison, dikutip AFP.

Selama empat tahun terakhir, Presiden AS Donald Trump telah mengambil pendekatan konfrontatif, mencoba mengumpulkan sekutu Amerika untuk melawan pengaruh China yang meningkat. Langkah Trump itu dinilai para kritikus berisiko menciptakan kebuntuan seperti yang pernah terjadi dalam Perang Dingin antara Blok Barat dan Timur sebelum era 1990-an.

Akan tetapi, tidak ada pula jaminan bahwa hubungan China-AS akan membaik di bawah pemerintahan Joe Biden. Pasalnya, politikus Partai Demokrat pemenang Pilpres AS 2020 itu pernah secara blak-blakan menyampaikan protesnya tentang pelanggaran HAM yang dilakukan China.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal