Australia Akhirnya Larang Pendakian ke Puncak Bukit Uluru

Nathania Riris Michico
Bukit Uluru, yang dulu dikenal dengan nama Ayers Rock, dekat Yulara, Northern Territory, Australia tengah. (foto: REUTERS).

Kelompok-kelompok penduduk asli sejak lama meminta pada pengunjung taman nasional itu supaya jangan mendaki bukit Uluru yang lebih tinggi dari menara Eifel di Paris, karena alasan kebudayaan.

Namun sebagian turis yang berhasil mendaki puncak bukit itu pada saat-saat terakhir, tidak keberatan melanggar kehendak penduduk asli, menurut seorang turis yang tidak mau disebut namanya.

"Saya tahu ini adalah topik yang peka. Tapi menurut saya, Australia adalah milik seluruh bangsa Australia. Karena itu saya tidak keberatan kalau ada orang yang ingin mendakinya. Saya juga yakin bahwa manusia yang melihat bukit itu punya instink untuk mendakinya," ujar turis tersebut.

Pada 1985, pemerintah Australia menyerahkan kembali kawasan taman nasional itu kepada penduduk asli Australia.

Menurut para pejabat, larangan pendakian bukit Uluru tidak akan merugikan industri pariwisata lokal, yang penting bagi penduduk di kawasan itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
15 hari lalu

Pesawat Timpa Hanggar Picu Kebakaran Besar, 2 Orang Tewas 10 Luka

Internasional
20 hari lalu

Nahas! Perempuan Ini Tercebur ke Septic Tank Toilet Umum saat Berlibur Bareng Keluarga

Nasional
22 hari lalu

PM Albanese Berterima Kasih ke Prabowo, RI Kirim 250 Ribu Ton Urea ke Australia

Nasional
22 hari lalu

Prabowo dan PM Australia Diskusi via Telepon, Tegaskan Kerja Sama Strategis Tetap Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal