Aung San Suu Kyi Serukan Warga Tolak Kudeta, Sebut Militer Ingin Kembalikan Kediktatoran

Anton Suhartono
Aung San Suu Kyi (Foto: AFP)

YANGON, iNews.id - Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) merilis pernyataan yang disampaikan pemimpinnya, Aung San Suu Kyi, melalui akun Facebook resmi.

Suu Kyi ditangkap bersama para pejabat lainnya dalam penggerebekan oleh militer pada Senin (1/2/2021) dini hari. Sejak itu dia tak terlihat di hadapan publik. 

Dalam pernyataannya, Aung San Suu Kyi menyerukan kepada warga Myanmar untuk menolak kudeta dan memprotesnya.

"Tindakan yang dilakukan militer ini merupakan aksi untuk mengembalikan negara di bawah kediktatoran," bunyi pernyataan atas nama Suu Kyi namun tidak dibubuhi tangannya, seperti dilaporkan kembali Reuters.

"Saya mendesak semua orang untuk menentang ini serta merespons dengan sepenuh hati untuk memprotes kudeta oleh militer."

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

TNI: Prajurit Hadir di Ranah Sipil Jangan Buru-buru Dianggap Militerisme

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal