Asal Usul Pengemis di Dunia, Sudah Menjamur sejak Masa Romawi Kuno

Ajeng Wirachmi
Asal usul pengemis di dunia tak bisa dilepaskan dari kemiskinan (Foto: Reuters)

Pemerintah AS kesulitan dalam menghitung jumlah tunawisma di negaranya. Adapun kota yang paling banyak tunawisma di AS adalah New York.

Beralih pada pengemis anak yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu, kini semakin banyak pihak yang memanfaatkan anak untuk mengharap belas kasih orang. Padahal, kegiatan ini masuk dalam kategori eksploitasi anak. Mereka yang dipaksa mengemis berusia di bawah 18 tahun yang seharusnya mendapat kehidupan layak dan bahagia. 

Melansir laman New Straits Times, keberadaan pengemis anak adalah hal lumrah di berbagai kota-kota besar di dunia.

Ternyata, pengemis anak tidak hanya dipaksa oleh orang tua. Namun, mereka juga bisa diperdagangkan oleh jaringan informal atau geng-geng kriminal lainnya. Anak yang dipaksa mengemis pihak lain, biasanya hidup terpisah dari orang tua atau keluarga dekat. Tentunya, anak yang dipaksa mengemis akan terancam bahaya. Salah satunya adalah rentan terkena penyakit lantaran minimnya (atau bahkan tidak ada) akses terhadap fasilitas kesehatan. 

Apabila anak mengalami luka atau cedera, kondisinya bisa saja jauh lebih parah. Ancaman lainnya adalah, kekerasan yang akan diterima pengemis anak, hingga penyalahgunaan obat terlarang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Intimidasi Iran, Trump Sebut Rudal AS Jatuh hanya 60 Km dari Ibu Kota Teheran

57 tahun lalu

Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah

57 tahun lalu

Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker

57 tahun lalu

AS Serang Iran Lagi, Ledakan Guncang Kota-Kota di Sepanjang Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal