AS Tolak Kemenangan Presiden Nicolas Maduro di Pilpres Venezuela, Beri Pengakuan ke Capres Oposisi

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. (Foto: EPA)

Aksi protes meletus sehari setelah pemilihan. Hal itu menyebabkan bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa di Ibu Kota Caracas.

Para pengunjuk rasa melemparkan batu dan bom molotov ke arah aparat penegak hukum. Menurut Kantor Kejaksaan Agung Venezuela, ada 77 polisi terluka. Selain itu, ada lebih dari 1.000 orang ditahan atas tuduhan perusakan infrastruktur negara, hasutan kebencian, dan terorisme dalam kerusuhan tersebut.

Pemerintah Venezuela mengatakan, sejumlah negara ikut campur dalam pemilihan umum di negeri Amerika Selatan itu. Padahal, rakyat Venezuela memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Diam-Diam AS Terus Kirim Jet Tempur ke Timur Tengah, bakal Tambah 1 Kapal Induk Lagi

Internasional
3 jam lalu

Trump Ancam Iran Lagi: Capai Kesepakatan atau Kami Lakukan Sesuatu Sangat Keras!

Internasional
4 jam lalu

Turki Sebut Serangan AS terhadap Iran Tak Akan Bisa Gulingkan Rezim Berkuasa 

Internasional
4 jam lalu

Iran Ingin Segera Capai Kesepakatan Nuklir dengan AS: Makin Cepat Lebih Baik!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal