AS Terus Rayu India Agar Satu Frekuensi dengan Barat untuk Mengutuk Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Seorang warga India membentangkan bendera negaranya (ilustrasi). (Foto: Dok. 2019)

“Kami tahu tentang hubungan bersejarah dan hubungan pertahanan antara India dan Rusia pada saat AS tidak siap untuk memiliki hubungan semacam itu. Tetapi waktu telah berubah sekarang,” ucap Nuland.

“(Situasinya) sudah berubah dalam hal kesediaan AS dan Eropa untuk menjadi mitra pertahanan dan keamanan yang kuat dengan India. Kami melakukan lebih banyak hal bersama-sama di Indo-Pasifik. Tetapi waktu juga telah berubah dalam hal tingkat kebrutalan dan pelanggaran hukum humaniter internasional yang kami lihat,” ucap diplomat AS itu.

Dia menambahkan, Amerika Serikat juga membuka peluang lain bagi India untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan New Delhi, termasuk peralatan di era Uni Soviet.

“Kami telah mendukung sumber kebutuhan keamanan untuk Ukraina bersama dengan sekutu kami termasuk peralatan era Soviet, dan itu adalah hal-hal yang dapat kami lakukan dengan India karena terus mengembangkan posisinya,” kata dia.

Rusia melancarkan operasi militer khusus di Ukraina sejak 24 Februari lalu, setelah Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) meminta bantuan Moskow untuk mempertahankan diri melawan pasukan Kiev.  DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Rusia mengatakan, tujuan dari operasi khusus di Ukraina adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” negara tentangganya itu. Hanya infrastruktur militer yang menjadi sasaran serangan tentaranya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal