AS Siapkan Sanksi bagi Pemukim Yahudi yang Bunuh Warga Palestina di Tepi Barat

Anton Suhartono
Joe Biden menyiapkan sanksi terhadap pemukim Yahudi ekstrem di Tepi Barat yang menyerang dan membunuh warga Palestina (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menyiapkan sanksi bagi pemukim Yahudi di Tepi Barat yang menyerang dan membunuh warga Palestina. Kekerasan di Tepi Barat meningkat seiring konflik di Gaza. Bukan hanya tentara Israel, pemukim Yahudi yang dipersenjatai turut membunuh warga Palestina.

Presiden Joe Biden mengatakan pemerintahannya sedang memyiapkan sanksi kepada pemukim Israel tersebut. 

“Saya tegaskan kepada para pemimpin Israel bahwa kekerasan ekstremis terhadap warga Palestina di Tepi Barat harus dihentikan dan mereka yang melakukan kekerasan harus dimintai pertanggungjawaban,” kata Biden, dalam tulisannya di surat kabar The Washington Post. 

Dia melanjutkan, AS akan mengambil langkan sendiri, tak perlu menunggu koordinasi dengan pemerintah Israel dalam hal ini. Di antara sanksi tersebut adalah larangan visa bagi penganut Yahudi ekstremis yang menyerang warga sipil di Tepi Barat.

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS pada awal bulan ini mengirim pesan tegas kepada Israel bahwa kekerasan yang dilakukan pemukim Yahudi di Tepi Barat tidak bisa diterima. Para pelaku kekerasan dan pembunuhan harus bertanggung jawab. 

Sebelum itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengatakan jajarannya akan melacak kekerasan pemukim Israel di Tepi Barat secara teliti.

Masalah ini juga sudah dibahas dalam pembicaraan bersama para menteri Israel yang terkait.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Sebut Semua Tuntutannya Dipenuhi AS dalam Perjanjian Damai: Musuh Kalah Perang!

57 tahun lalu

AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni

57 tahun lalu

AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol

57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal