AS Siap Berunding Lagi soal Nuklir, Iran Sikapi dengan Dingin

Anton Suhartono
Mohammad Javad Zarif (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat siap untuk kembali ke meja perundingan dengan Iran membahas kelanjutan perjanjian nuklir 2015, Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). Donald Trump menarik AS keluar dari kesepakatan yang juga diteken oleh lima negara lain, pada Mei 2018. Sejak itu Iran meningkatkan pengayaan uranium di atas kesepakatan JCPOA memicu kekhawatiran negara itu menjadikan nuklir untuk persenjataan.

Keputusan AS untuk kembali berdialog mencerminkan perubahan sikap dalam pemerintahan di bawah Joe Biden

Menteri Luar Negeri Antony Blinken, dalam konferensi video dengan menteri luar negeri Inggris, Prancis, dan Jerman atau dikenal dengan E3, menegaskan, posisi Biden adalah membawa AS kembali ke JCPOA jika Iran mau mematuhi sepenuhnya kesepakatan tersebut.

"Jika Iran kembali ke kepatuhan yang ketat dengan komitmennya di bawah JCPOA, Amerika Serikat akan melakukan hal yang sama dan siap untuk kembali berdiskusi dengan Iran," demikian pernyataan bersama keempat negara, dikutip dari Reuters, Jumat (19/2/2021).

Sementara itu Iran bereaksi dingin atas sikap terbaru AS tersebut. Selain AS, Inggris, Jerman, dan Prancis, JCPOA juga diteken oleh Rusia dan China, dua negara sekutu dekat Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain

7 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

8 jam lalu

Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada

9 jam lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal