China telah menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan pertahanan AS itu karena menjual senjata ke Taiwan.
Penjualan senjata ini jelas semakin memperburuk hubungan China-AS yang sudah tegang. China berulang kali mendesak penghentian kesepakatan seperti itu. Taiwan diklaim China sebagai wilayahnya, meski sudah memiliki pemerintahan sendiri yang demokratis.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China dengan tegas menentang penjualan senjata terbaru ini. Ditegaskan pula AS harus menghentikan penjualan senjata dan kontak militer dengan Taiwan.
Taiwan melaporkan dua insiden penyusupan jet tempur dan pesawat militer China lainnya ke Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ). Dalam 24 jam terakhir ada 21 pesawat militer China, yakni 17 jet tempur J-10 dan 4 unit J-16, memasuki ADIZ.
China menegaskan aktivitas udaranya di wilayah itu tidak salah karena berusaha mempertahankan integritas teritorial serta untuk memperingatkan AS agar tidak berkolusi dengan Taiwan.