AS Serang Venezuela Gunakan Senjata Rahasia, Lumpuhkan Rudal Rusia dan China

Anton Suhartono
Donald Trump mengklaim militer AS menggunakan senjata rahasia dalam operasi militer besar ke Venezuela pada 3 Januari 2026 (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim militer AS menggunakan senjata rahasia dalam operasi militer besar ke Venezuela pada 3 Januari 2026, yang berakhir dengan penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores.

Trump menyebut senjata itu sebagai Discombobulator, perangkat yang masih dirahasiakan tetapi menurutnya sangat efektif dalam melumpuhkan pertahanan musuh. 

Senjata Rahasia yang Tidak Pernah Diketahui Sebelumnya

Trump mengatakan kepada The New York Post bahwa Discombobulator digunakan selama operasi di Karakas, dan memiliki efek yang membuat sistem pertahanan Venezuela,  termasuk rudal serta peralatan buatan Rusia dan China, “tidak berfungsi sama sekali” ketika pasukan AS memasuki wilayah tersebut. 

“Mereka memiliki roket (buatan) Rusia dan China, dan mereka tidak pernah berhasil meluncurkan satu pun,” kata Trump, menegaskan bahwa ketika pasukan AS datang, pihak pertahanan Venezuela menekan tombol, tetapi tidak ada yang berfungsi. 

Trump enggan menjelaskan rinciannya, karena senjata tersebut termasuk teknologi rahasia militer yang belum diungkap kepada publik. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding

57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka

57 tahun lalu

Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal