AS Sepakat Jual Senjata Senilai Rp149 Triliun ke Sekutu di Timur Tengah

Aditya Pratama
Ilustrasi rudal patriot AS. (Foto: AP)

Dalam serangkaian pengumuman pada hari Jumat, Departemen Luar Negeri AS mengatakan telah memberikan penjelasan terperinci atas keadaan darurat yang memerlukan penjualan tersebut demi kepentingan keamanan nasional AS, dengan melewati proses peninjauan kongres yang diuraikan dalam Undang-Undang Pengendalian Ekspor Senjata.

Sistem Patriot digunakan untuk mencegat proyektil yang datang dan termasuk di antara peralatan pertahanan paling canggih dalam persenjataan militer AS.

APKWS digunakan untuk mengubah roket tanpa pemandu menjadi amunisi berpemandu presisi. Sistem komando pertempuran untuk Kuwait akan meningkatkan deteksi pertahanan udara negara itu dengan radar.

Pada bulan Maret, Departemen Luar Negeri menyetujui penjualan senjata terpisah senilai 16,5 miliar dolar AS ke UEA, Kuwait, dan Yordania.

Kesepakatan tersebut termasuk drone, rudal, sistem radar, dan pesawat F-16 untuk UEA, dan sistem radar pertahanan udara dan rudal untuk Kuwait.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Tegang! Iran Peringatkan Blokade AS Bahayakan Selat Hormuz

Internasional
3 jam lalu

Iran: Militer AS Tembak Kapal Sipil Iran di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Internasional
5 jam lalu

Iran Serang Uni Emirat Arab, AS Peringatkan Warganya Waspada

Internasional
6 jam lalu

AS Klaim 2 Kapal Perangnya Lintasi Selat Hormuz, Gagalkan Serangan Rudal dan Drone Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal