AS Sebut Wagner Dapatkan Senjata untuk Perang di Ukraina Lewat Mali

Umaya Khusniah
AS menuduh kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner Group berusaha mengaburkan upayanya mendapatkan senjata yang digunakan di Ukraina. (Foto: Reuters)

Reuters tidak dapat segera menghubungi pemerintah Mali untuk memberikan komentar.

Sebelumnya, tentara bayaran Wagner telah bertempur bersama pasukan reguler Rusia di Ukraina. Mereka juga terlibat dalam beberapa pertempuran paling sengit seperti di Bakhmut.

Negara-negara Barat telah menyuarakan keprihatinan atas aktivitas Wagner di Mali sejak akhir 2021. Di negara Afrika Barat itu, para pemimpinnya saati ni merebut kekuasaan dalam kudeta tahun 2021.

Rusia sebelumnya menyatakan, pasukannya di sana bukanlah tentara bayaran tetapi pelatih yang membantu pasukan lokal dengan peralatan yang dibeli dari Rusia.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal