AS Sebut Pembantaian 35.000 Warga Gaza oleh Israel Bukan Genosida

Anton Suhartono
Amerika Serikat menilai pembantaian 35.000 lebih warga Gaza oleh Israel bukan genosida (Foto: Reuters)

Dia juga menyayangkan laporan bahwa pemukim Israel menyerang konvoi bantuan kemanusiaan dalam perjalanan ke Perbatasan Erez di Gaza utara. Itu merupakan insiden kedua dalam waktu kurang dari sepekan.

“Sangat disayangkan ada orang yang menyerang dan menjarah barang-barang ini. Ini benar-benar perilaku yang tidak dapat diterima," ujarnya.

AS merupakan pendukung utama Israel dalam perang melawan Hamas. Sikap AS berubah menjadi sedikit keras terhadap Israel setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menolak seruan untuk membatalkan serangan darat ke Rafah. Biden pekan lalu mengumumkan penghentian bantuan senjata ke Israel.

Sebelumnya Wakil Menteri Luar Negeri AS Kurt Campbell mengatakan pemerintahannya tak yakin Israel bisa memenangkan perang melawan Hamas di Gaza.

Campbell menegaskan, pihaknya tak melihat kemungkinan Israel bisa mencapai kemenangan total di Gaza. Komentarnya itu merupakan yang paling tegas disampaikan seorang pejabat AS bahwa operasi militer Israel di Gaza tak akan memberi hasil sesuai yang diharapkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza

5 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

7 jam lalu

Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa

8 jam lalu

Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal