AS Sebut Kemenangan Putin dalam Pilpres Tak Sah, Kremlin: Tak Usah Didengar!

Anton Suhartono
Vladimir Putin menang telak dalam Pilpres Rusia (Foto: Reuters)

“Penilaian seperti itu sudah diduga dan diprediksi mengingat secara de facto Amerika Serikat adalah negara yang sangat terlibat dalam perang di Ukraina. Itu adalah negara yang sebenarnya sedang berperang dengan kita,” ujarnya.

“Ini pendapat yang tak perlu kita dengar, bahkan tidak penting bagi kita,” katanya, menegaskan.

Menurut Peskov, negara-negara Barat berbicara mengenai ketidaksahan hasil pemilu Rusia. Mereka seperti ingin menyatakan 87 persen suara yang diperoleh Putin tidak sah.

“Ini tidak masuk akal,” kata Peskov.

Terkait kritikan serupa dari dalam negeri, yakni beberapa aktivis oposisi, bahwa kemenangan Putin tak sah, Peskov menegaskan orang-orang seperti Yulia Navalnaya, istri mendiang Alexei Navalny,telah kehilangan kontak dengan Rusia.

“Ada banyak orang yang benar-benar memisahkan diri dari tanah air mereka. Yulia Navalnaya yang Anda sebutkan, semakin pindah ke kelompok orang-orang ini,” kata Peskov, kepada wartawan.

Dia menjelaskan Yulia dan orang-orang kelompoknya telah kehilangan akar dan ikatan dengan tanah air mereka. Peskov juga mengatakan mereka kehilangan pemahaman tentang tanah air dan tak bisa merasakan lagi denyut nadi tanah air.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Terus Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Giliran Yordania Dihantam Rudal

57 tahun lalu

Takut Ditembak Iran, Kapal-Kapal Tanker Ogah Lewati Jalur Selat Hormuz Pilihan AS

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal