“Kesepakatan ini sebenarnya sangat sederhana. Pertama, Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Kedua, Selat Hormuz dibuka, dan ketiga ada semua manfaat yang dipertimbangkan yang dapat diperoleh Iran, jika mereka berperilaku baik,” kata Vance.
Dia juga menegaskan AS berada pada posisi yang menguntungkan dalam situasi apa pun yang terjadi dalam proses negosiasi tersebut.
Meski memorandum of understanding (MoU) untuk mengakhiri perang akan segera ditandatangani, proses perundingan belum sepenuhnya berakhir. AS dan Iran masih harus menjalani negosiasi lanjutan selama 60 hari setelah penandatanganan MoU.
Perundingan lanjutan itu akan membahas sejumlah isu krusial, termasuk program nuklir Iran, pengembangan rudal, serta berbagai persoalan strategis lainnya yang masih menjadi perbedaan utama antara kedua negara.