AS Sebar Sistem Pertahanan Udara THAAD dan Patriot di Timur Tengah

Anton Suhartono
Amerika Serikat memperkuat pertahanan udara dan rudal di seluruh Timur Tengah (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) memperkuat pertahanan udara dan rudal di seluruh Timur Tengah sebagai persiapan pembalasan Iran jika serangan benar-benar terwujud.

Beberapa sumber pejabat AS mengatakan kepada surat kabar The Wall Street Journal (WSJ), Departemen Pertahanan (Pentagon) mengerahkan sistem pertahanan udara Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) tambahan dan Patriot ke pangkalan-pangkalan AS, termasuk di Yordania, Kuwait, Bahrain, Arab Saudi, dan Qatar.

Sistem THAAD didesain untuk mencegat rudal balistik di posisi tinggi, sementara Patriot melindungi dari ancaman rudak jarak pendek dan terbang rendah. 

Jumlah baterai THAAD AS yang siap beroperasi di seluruh dunia sangat terbatas. Oleh karena itu, para pengamat menilai pengerahan terbaru ini patut menjadi perhatian. Terlebih, pengiriman sistem tersebut membutuhkan personel dan dukungan logistik yang signifikan.

Presiden AS Donald Trump belum membuat keputusan final mengenai serangan terhadap Iran. Namun, para pejabat mengatakan, AS bisa saja melakukan serangan terbatas terhadap Iran melibatkan pasukan yang telah siaga di kawasan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal