AS Rilis 230.000 Dokumen Seputar Pembunuhan Aktivis Hak Sipil Martin Luther King

Anton Suhartono
Amerika Serikat (AS) merilis sekitar 230.000 halaman dokumen terkait pembunuhan aktivis hak-hak sipil Martin Luther King (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) merilis sekitar 230.000 dokumen terkait pembunuhan aktivis hak-hak sipil Martin Luther King, termasuk materi yang sebelumnya masuk kategori rahasia.

Direktur Intelijen Nasional (DNI) Tulsi Gabbard merilis lebih dari 230.000 halaman dokumen terkait pembunuhan Dr Martin Luther King Jr (MLK), sesuai Instruksi Presiden 14176 Presiden Donald J Trump.

Berkas-berkas yang dirilis berisi informasi detail terkait penyelidikan FBI atas pembunuhan MLK, termasuk teori-teori potensial dan memo internal FBI. 

Meski demikian para pakar biografi MLK menilai dokumen-dokumen tersebut hanya berisi sedikit informasi baru. 

Namun materi terkait pengawasan FBI terhadap MLK tetap dirahasiakan hingga 2027, karena pengadilan menolak permohonan Departemen Kehakiman AS untuk merilisnya lebih awal dari jadwal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.333 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Internasional
15 jam lalu

Kongres AS Minta Akses Senjata Nuklir Israel, Berapa Jumlah Hulu Ledaknya?

Internasional
16 jam lalu

Presiden Kuba Kecam Menlu AS: Pejabat Negara Tak Tahu Instruksi Trump!

Internasional
17 jam lalu

Hakim AS Rilis Surat Bunuh Diri Predator Seks Jeffrey Epstein, Ini Isinya

Internasional
20 jam lalu

Trump Mungkin Salahkan Netanyahu jika Perang Lawan Iran Berlanjut, Ganggu Ekonomi Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal