AS Perintahkan Diplomatnya Tinggalkan Myanmar

Anton Suhartono
Para diplomat AS diperintahkan meninggalkan Myanmar menyusul kondisi yang semakin tidak menentu (Foto: Reuters)

Pada Sabtu pekan lalu Pusat Budaya AS di Kota Yangon menjadi sasaran penembakan meski tidak menyebabkan korban luka.

"Kami bisa memastikan penembakan dilakukan di American Center Yangon pada 27 Maret. Tidak ada korban luka. Kami sedang menyelidiki insiden tersebut," kata Juru Bicara Kedubes AS, Aryani Manring, saat itu.

Tidak diketahui siapa yang melepaskkan tembakan, namun pada hari itu, bersamaan dengan peringatan Hari Angkatan Bersenjata Myanmar ke-76, pasukan keamanan bertindak sangat represif dengan menembaki demonstran. 

Hari itu juga menjadi hari paling berdarah sejak kudeta menggulingkan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari, sebanyak 114 warga sipil tewas ditembak dalam sehari.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Perdana! Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai Rp26,72 Triliun

57 tahun lalu

Geger! Tulisan Raksasa Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington DC, Apa Artinya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal