AS Nyerah Tengahi Konflik Rusia-Ukraina jika Tak Ada Kemajuan: Kami Harus Move On!

Anton Suhartono
Marco Rubio (tengah) menegaskan Pemerintah AS akan menghentikan mediasi konflik Rusia dengan Ukraina jika tak ada kemajuan (Foto: AP)

PARIS, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengancam akan berhenti memediasi konflik Rusia dengan Ukraina jika tak ada kemajuan dalam beberapa hari mendatang.

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio menegaskan konflik Rusia-Ukraina bukan perang AS.

"Jika perang di Ukraina tidak bisa diakhiri, kami harus move on," kata Rubio, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (18/4/2025).

Menurut dia, AS tidak memulai perang tersebut. Pemerintahannya sudah berusaha membantu Ukraina selama 3 tahun terakhir dan ingin perang segera diakhiri.

"Ini bukan perang kami," kata Rubio, menegaskan lagi.

Meski Presiden Donald Trump tetap berkomitmen untuk mengupayakan perdamaian antara Rusia dan Ukraina, AS juga memiliki prioritas lain di kancah global. Dia menghitung telah menghabiskan waktu 87 hari di tingkat tinggi pemerintahan untuk melakukan berbagai upaya guna mengakhiri perang, Namun sampai saat ini tidak membuahkan hasil. 

"Kita mencapai titik di mana perlu memutuskan dan menentukan apakah ini mungkin atau tidak. Itulah sebabnya kita melibatkan kedua pihak," ujarnya.

Rubio, bersama Utusan Khusus Trump Keith Kellogg dan Steve Witkoff, sejak Kamis kemarin melakukan pembicaraan dengan pejabat tinggi Eropa dan Ukraina di Paris, Prancis. Mereka membahas cara mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal