AS Mungkin Batal Jual Drone Tempur MQ-1C Gray Eagle ke Ukraina, Takut Jatuh ke Tangan Rusia

Anton Suhartono
Drone MQ-1C Gray Eagle (Foto: Topwar)

Seorang sumber mengatakan, keputusan apakah AS akan melanjutkan penjualan drone yang juga disebut Predator itu atau tidak masih dipertimbangkan secara mendalam oleh rantai komando di Pentagon. Sejauh ini belum ada kepastian.

Salah satu opsi yang mengemuka adalah mengganti paket radar dan sensor pada drone dengan alat yang kurang canggih. Masalahnya, penggantian itu bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Sekalipun Pentagon memberi lampu hijaun, keputusan ini masih bisa dijegal oleh Kongres.

Empat unit drone Gray Eagle buatan General Atomics tersebut semula dijadwalkan akan dikirim ke Angkatan Darat AS untuk diserahkan ke Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Hantavirus Makin Menyebar, Kini Terdeteksi di Amerika Serikat!

Nasional
6 jam lalu

Pemerintah Bangun KEK Gudang Minyak Raksasa di Sumatra Gandeng Rusia

Internasional
14 jam lalu

Iran Respons Proposal AS untuk Akhiri Perang, Begini Tanggapan Trump

Nasional
18 jam lalu

Putin Yakin Perang Rusia-Ukraina Segera Berakhir, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal