AS Kutuk Keras Pernyataan 2 Menteri Israel yang Ingin Usir Warga Palestina dari Gaza

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Departemen Luar Negeri (Deplu) AS mengecam keras pernyataan dua menteri Israel, Bezalel Smotrich dan Itamar Ben Gvir, yang menganjurkan pemukiman kembali warga Palestina di luar Gaza. Washington DC menyebut retorika semacam itu provokatif dan tidak bertanggung jawab.

Reuters pada Rabu (3/1/2024) melansir, komentar para menteri zionis tersebut tampaknya semakin  meningkatkan kekhawatiran di sebagian besar Dunia Arab bahwa Israel ingin mengusir warga Palestina dari tanah tempat mereka ingin membangun negara di masa depan. Jika usulan Smotrich dan Ben Gvir benar-benar terjadi, itu akan mengulangi perampasan massal warga Palestina ketika Israel didirikan pada 1948.

Menteri Keuangan Smotrich adalah salah satu tokoh senior dalam koalisi sayap kanan pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Pada Minggu (31/12/2023) lalu, dia menyerukan warga Palestina di Gaza untuk meninggalkan daerah kantong yang terkepung itu. Sementara Menteri Keamanan Nasional Ben Gvir juga mengatakan bahwa perang di Gaza memberikan peluang konsentrasi untuk mendorong migrasi penduduk Gaza.

“Retorika (Smotrich dan Ben Gvir) ini menghasut dan tidak bertanggung jawab. Kami telah diberi tahu berulang kali dan secara konsisten oleh Pemerintah Israel, termasuk oleh Perdana Menteri (Netanyahu), bahwa pernyataan seperti itu tidak mencerminkan kebijakan Pemerintah Israel,” ungkap Deplu AS dalam sebuah pernyataan. 

Menurut kementerian pimpinan Menlu AS Antony Blinken itu, pernyataan seperti yang dilontarkan oleh dua  menteri Israel itu harus segera dihentikan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal